Pusat Studi Kebudayaan UGM mendapatkan tugas muia membuat Rencana Induk Pengembangan Kebudayaan Yogyakarta 2020 dari Bapeda DIY. Strategi menjadi Yogyakarta sebagai pusat Budaya, Pusat Pendidikan, dan pusat Wisata dunia didasarkan pada falsafah budaya Jawa, bahasa, kesenian, serta tata kota/lingkungan. Dari strategi yang ada, dibuatkan slogan YOGYA MENYEMESTA untuk menggantikan Yogya Never Ending Asia

Daur Hidup manusia–lahir, kawin-mati dipahami dalam suatu fase kehidupan yang sepotong-sepotong. Pusat Studi Kebudayaan berusaha menyatukan siklus hidup itu dalam buku tentang kematian dalam konsep hidup orang Jawa. Dalam buku ini, selain dipaparkan konsep-konsep ilmiah tentang kematian, juga diceritakan tentang upacara yang hidup beragam dalam masyarakat berbudaya Jawa. Lebih lanjut dijelaskan pula fungsi memahami kematian-upacara […]